Donsukita, Donat Juara Nasional Kreasi Pelajar SMKN 2 Ponorogo

Terkini.id, Ponorogo – Di bawah kepimpinan Bupati Sugiri Sancoko, Ponorogo tengah bersolek dan berupaya menampilkan jati diri Ponoragan. Bupati telah mentranformasi Jln HOS Cokroaminoto menjadi tempat yang terkenal sebagai Malioboro-nya Ponorogo. Bupati juga mendorong UMKM untuk menciptakan produk – produk khas Ponorogo.

Produk – produk khas tersebut bisa saja kuliner, kerajinan, atau pun yang lainnya. Ajakan Bupati ini disambut oleh warganya, bahkan oleh pelajar. Melalui tangan pelajar SMKN 2 Ponorogo, ajakan Bupati tersebut direalisasi dalam bentuk sebuah kuliner baru. Kuliner yang berupa jajanan jenis donat yang diberi nama Donsukita (Donat Sukun Isi Tahu Ayam). 

Donsukita yang merupakan hasil karya tim yang terdiri dari Vitriyani, Yunita Nurfaizah, dan Novita Fitri Rahayu telah mendapat pengakuan nasional. Kreasi ini berhasil meraih gelar juara I kuliner Sayembara Kompetensi Siswa SMK Indonesia / SaKSSI Tahun 2021, yang dilaksanakan pada Senin 20 Desember 2021. Apresiasi lebih pantas diberikan pada pelajar – pelajar ini. Mereka bukan hanya berkreasi, namun juga tetap semangat berkarya walaupun dalam masa pandemi covid-19. 

Baca Juga: Dihadiri Musisi Kondang, GMS SMAN 1 Ponorogo Meriahkan Grebeg Suro

Ada harapan Donsukita bisa menjadi jajanan khas Ponorogo, bersanding dengan Dawet Jabung dan Gethuk Golan. Apalagi donat merupakan makanan yang enak dan sudah dikenal luas, praktis dan higienis, serta cukup mudah pembuatannya sehingga bisa diajarkan ke banyak orang.

Bahan baku donsukita juga mudah didapat. Khusus untuk sukun, buahnya sudah terkenal, sampai – sampai dijuluki oleh orang Eropa sebagai “buah roti”. Olahan sukun juga banyak digandrungi masyarakat Ponorogo, terkenal bahkan sejak dari jaman lampau.

Baca Juga: Beri Perhatian Khusus Pada PMK, Bupati Ngantor di Pudak

Ponorogo perlu belajar dari Yogyakarta, di mana tidak cukup hanya punya satu dua makanan khas. Yogyakarta punya banyak makanan khas sehingga beragam selera wisatawan dapat terkover. Ponorogo telah mempunyai sarana wisata prospektif Jln HOS Cokroaminoto, langkah selanjutnya adalah mengisi sarana tersebut. 

Tim pelajar SMKN 2 Ponorogo yakni Novita Fitri Rahayu, Vitriani, dan Yunita Nurfaizah berhasil menjadi juara 1 nasional dengan karyanya, Donsukita

Terkait Donsukita, Kepala Sekolah SMKN 2 Ponorogo Farida Hadim Handayani menjelaskan, konsep Donsukita adalah jajan tradisional yang dikemas secara modern. SMKN 2 Ponorogo selama ini terus melakukan inovasi dengan membuat kuliner dengan bahan – bahan lokal. 

“Donsukita mengambil buah sukun sebagai bahan utama, dengan konsep jajan pasar tradisional yang dikemas secara modern,” kata Kepala Sekolah SMKN 2 Ponorogo saat dikonfirmasi, Rabu 22 Desember 2021.

Baca Juga: Beri Perhatian Khusus Pada PMK, Bupati Ngantor di Pudak

Kasek mengaku bangga dengan prestasi anak didiknya tersebut. Kunci kreatifitas sebenarnya sederhana yakni sekolah berani memberi kesempatan dan kepercayaan pada peserta didik untuk mengeksplor potensi diri.

“Saya tentu bangga dengan prestasi Juara I Nasional SaKSSI yang diadakan oleh Direktorat PSMK. Sekolah hanya memfasilitasi, anak didik kami beri kepercayaan diri untuk mengembangkan ide – ide mereka,” ujarnya.

Prestasi nasional ini diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk berkreasi dengan karya – karya inovatif lainnya. Rasa percaya diri dan optimisme peserta didik harus terus dibangun untuk bisa menjadi pribadi yang berkualitas dan adaptif terhadap perubahan. (Yanuar Abidin)

Bagikan