Sosialisasi dan Ops Yustisi, Cara Disiplinkan Prokes Masyarakat

Terkini.id, Ponorogo – Euforia vaksinasi masih sering terlihat. Masyarakat merasa tak perlu lagi melakukan prokes 5M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Ini adalah hal yang salah yang perlu diluruskan. Apalagi muncul varian delta plus di negeri jiran, warga perlu waspada dan melakukan antisipasi. 

Untuk mendisiplinkan dan memberikan edukasi masyarakat pada prokes, pihak berwenang di Ponorogo tak henti – henti melakukan sosialisasi prokes dan Ops Yustisi, seperti yang dilakukan di Tambakbayan Ponorogo, Selasa 16 November 2021, dan di Desa Trisono Ponorogo, Rabu 17 November 2021.

Di Tambakbayan, warga yang kedapatan melanggar prokes terpantau menurun dibandingkan hari – hari sebelumnya, di mana dulu di atas 60an orang, sekarang menjadi 30an orang.

Baca Juga: Dihadiri Musisi Kondang, GMS SMAN 1 Ponorogo Meriahkan Grebeg Suro

Bagi pelanggar prokes, dikenakan sanksi berupa sanksi administrasi, sanksi sosial, atau pun sanksi teguran lisan. Sanksi administrasi berupa membayar denda, sedangkan sanksi sosial berupa push up dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. 

Ops Yustisi yang dilakukan secara terus menerus baik siang dan malam ini sebagai langkah untuk mengantisipasi adanya lonjakan covid 19,” ujar Ipda Slamet, Kanit PAM Obvit Sat Samapta Polres Ponorogo. 

Baca Juga: Beri Perhatian Khusus Pada PMK, Bupati Ngantor di Pudak

Sementara itu, sosialisasi prokes di Desa Trisono, petugas turun langsung ke lapangan menyambangi sejumlah warga desa. Petugas yang dipimpin oleh Kapolsek Babadan terlihat memberikan masker dan dilanjutkan dengan melakukan edukasi protokol kesehatan.

Pemerintah telah berupaya keras untuk mencegah penyebaran covid-19. Sebagai warga negara yang baik, masyarakat dapat berjuang dan bersinergi bersama Pemerintah dengan cara yang cukup simpel, yakni mematuhi prokes 5M.

“Saya lihat warga masyarakat sudah mulai lengah tidak mematuhi prokes, padahal saat ini masa pandemi belum usai. Kami himbau agar tetap patuhi prokes. Pemerintah sudah bekerja keras untuk menanggulangi wabah tersebut,” terang Iptu Yudhi, Kapolsek Babadan. (Yanuar Abidin)

Bagikan