Peduli Karakter Siswa, SMK PGRI 2 Ponorogo Launching GeNose-C19

Terkini.id, Ponorogo – SMK PGRI 2 Ponorogo melakukan launching dan uji coba GeNose-C19, alat pendeteksi Covid-19 dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu 20 Maret 2021.

Gerakan ini dilakukan karena SMK PGRI 2 berharap pembelajaran tatap muka (PTM) dapat segera digelar kembali. PTM sangat penting bagi sekolah, terutama untuk pembentukan karakter pelajar. 

Kepala Sekolah SMK PGRI 2 Ponorogo, Syamhudi Arifin menjelaskan, sekitar 2.000 pelajar SMK PGRI 2 membutuhkan bukan hanya kepandaian dan ketrampilan, namun juga karakter. Keahlian bisa diajarkan dengan cepat, namun karakter tidak bisa. 

Baca Juga: Dua Pelaku Judi Togel Online Dibekuk Polisi

“Keahlian siswa itu kami bisa ajarkan dalam waktu relatif singkat, tapi untuk karakter butuh waktu lama dan butuh tatap muka. Karena di situ guru bisa bertemu siswa bisa memberikan kasih sayang dan pelajaran yang baik kepada siswa,” kata Syamhudi Arifin.

Pentingnya karakter siswa, membuat SMK PGRI 2 Ponorogo berinovasi, dengan harapan PTM dapat dilakukan

GeNose-C19 dapat mendeteksi secara cepat orang yang terpapar Covid-19 atau tidak. SMK PGRI 2 mendatangkan dua alat canggih dari UGM itu untuk mendeteksi siswa serta wali murid secara gratis. 

Baca Juga: Tekan Aksi Balap Liar, Satlantas Polres Ponorogo Terus Gelar Razia...

“Kebetulan saya alumni UGM, sehingga kami bisa bekerja sama dengan baik dengan UGM. Apalagi Bapak Presiden Jokowi menganjurkan kita harus mencintai produk dalam negeri. GeNose ini produk anak bangsa,” terang Kepala Sekolah SMK PGRI 2 Ponorogo. 

Launching ini mengundang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, merupakan proposal nyata untuk mengajukan PTM di SMK PGRI 2 Ponorogo. Pun begitu, pihak sekolah menjamin akan melakukan Prokes dengan ketat sesuai aturan pemerintah.

GeNose-C19 dapat mendeteksi dengan cepat positif atau tidaknya seseorang dari Covid-19

 

Baca Juga: Tekan Aksi Balap Liar, Satlantas Polres Ponorogo Terus Gelar Razia...

Sementara itu, Bupati Ponorogo bangga pada inovasi yang dilakukan oleh SMK PGRI 2 Ponorogo. Inovasi ini dapat dengan mudah mendeteksi apakah siswa dan guru positif atau negatif Covid-19.

“Ini sebuah kecerdasan, inovasi, dan keteladan SMK PGRI 2 Ponorogo yang perlu didukung oleh Pemda. Kerja sama yang indah dengan SMK ini kami harapkan terus dilakukan,” ujar Bupati Ponorogo. 

Senada dengan Kepala Sekolah SMK PGRI 2, Bupati Sugiri tidak ingin muncul generasi yang tidak berkarakter hanya karena Covid-19. Pihaknya sudah merumuskan jalan tengah agar siswa bisa masuk dengan prokes yang ketat. 

“Saya juga tidak ingin generasi yang belajar ke HP. Karakter, cinta kasih, sopan santun, itu tidak bisa diberikan selain oleh guru dengan tatap muka. Semoga PTM diijinkan walaupun dengan prokes ketat. Salah satu caranya dengan sepertiga jumlah siswa dan jumlah kelas,” jelas Sugiri Sancoko. 

Lebih lanjut, Sugiri Sancoko meminta satu alat genose yang akan diperuntukkan untuk kepentingan Pemda. Alat ini akan digunakan untuk mendeteksi terutama untuk lingkup ASN di Pemkab Ponorogo. 

“Permintaan kita disambut dengan baik oleh SMK PGRI 2 Ponorogo sehingga alat diberikan kepada Pemkab dan inilah dukungan positif SMK PGRI 2 Ponorogo yang berkarya untuk kemajuan Ponorogo,” pungkas Bupati Sugiri. (bid) 

Bagikan