KPU Ponorogo Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara

Terkini.id, Ponorogo – KPU Ponorogo menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara serta penggunaan Sirekap di Tambak Kemangi Resort Ponorogo, Sabtu 21 November 2020.

Simulasi digelar dengan menerapkan Protokol Kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19. Simulasi dilakukan dengan mengundang 340  pemilih asli dari Kelurahan Tonatan, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo. 

Plt Bupati Ponorogo Soedjarno mengatakan, suasasa pelaksanaan Pilkada berbeda karena adanya pandemi Covid-19. Plt Bupati meyakini simulasi sangat penting dilakukan sebagai pembelajaran. 

Baca Juga: Dua Pelaku Judi Togel Online Dibekuk Polisi

“Simulasi ini sangat penting dilaksanakan karena untuk pembelajaran pada petugas dan masyarakat. Guna mencegah penyebaran Covid-19 pada saat Pilkada, mekanisme Protokol Kesehatan harus berjalan dengan baik,” kata Soedjarno. 

Simulasi diharapkan menjadi pembelajaran bagi petugas dan masyarakat tentang pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara di masa pandemi Covid-19.

KPU Provinsi Jatim menyebut Ponorogo merupakan salah satu dari 4 Kabupaten / Kota di Jatim yang menggelar simulasi serentak ini. Ada banyak hal baru yang dilakukan dalam penerapan Prokes dalam Pilkada ini. 

Baca Juga: Tekan Aksi Balap Liar, Satlantas Polres Ponorogo Terus Gelar Razia...

“Selain Ponorogo, simulasi serentak ini juga digelar di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Mojokerto. Banyak hal yang baru dalam penerapan Prokes ini, minimal ada 12 hal baru. Ini perlu disosialisaikan, perlu disimulasikan, sehingga penyelenggara, pemilih, dan kontestan yang diwakili saksi mengetahui bagaimana proses pemungutan dan penghitungan suara di masa pandemi,” terang Miftahur Rozak, Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim. 

Miftahur Rozak, Komisioner Divisi Perencanaan dan Logistik KPU Jatim menjelaskan Ponorogo adalah salah satu kabupaten / kota di Jatim yang mengadakan simulasi.

12 hal yang baru dalam pelaksanaan Pilkada di masa pandemi diantaranya yaitu pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, penyelenggara memakai APD, jaga jarak, bilik khusus TPS, dan penjadwalan waktu sehingga tidak terjadi kerumunan masa. 

Simulasi ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan petugas dan masyarakat di TPS. Pelaksanaan Pilkada dipersiapkan secara matang sehingga dapat berjalan dengan aman, lancar, sukses, dan tidak menimbulkan klaster Covid-19 baru di Ponorogo. (bid) 

Bagikan